Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch

Saturday, November 29, 2008

Romantika Cinta



….ROMANTIKA CINTA….
by: Citra

Kisah percintaan anak muda yang begitu membinggungkan….
Cerita berawal dari pertemuan mereka di sebuah mall di Jakarta.

“Jatuh Cinta berjuta rasanya…” itulah lagu yang selalu dinyanyikan oleh 4 sahabat karib ini. Entah kenapa mereka selalu menyanyikanya…??

Nopi yang cantik,smart dan apa adanya , Rere yang selalu ceria & percaya Diri , Nova yang pendiam & Tomboy serta Citha yang plin plan,manis dan mempunyai segudang ide. Mereka telah lama bersahabat. Mereka kenal karena satu sekolah. Nova,Rere dan Citha satu angkatan sedangkan Nopi adalah senior mereka. Pada awalnya mereka hanya sekedar curhat,sampai akhirnya klop dan sering kumpul2 bareng. Sekarangpun mereka masih bersahabat.

Sekarang mereka menentukan hidupnya masing2. nopi dan Rere bekerja di suatu restoran, nova dikabarkan sudah menikah dan si lucu citha kuliah di salah satu universitas negeri di Jakarta.

Nopi,Rere, dan Citha masih single alias Jomblo. Kalau mereka udah kumpul, Wahh… pasti rame banget… belum lama ini mereka pun kumpul. Sayang Nova ngga bias kumpul bareng. Entah mengapa setelah menikah,kita jadi lost contact sama dia. Entah sekarang dia ada dimana??? Alhasil mereka hanya kumpul bertiga. Yah pasti rame deh walau hanya bertiga. Makan bareng, maen game dan yang ngga ketinggalan Foto Box. Mereka saling mengisi satu sama lain.keceriaan jadi satu diantara mereka. Namun ada satu yang membuat mereka sedih, citha salah satu sahabat mereka sedang ada masalah. Dia kalau punya masalah pasti selalu dipikirin.

“Lo kenapa cit? kok murung sih…!” Tanya Nopi
“ Ngga ada apa-apa…!!!gw Cuma lagi binggung aja” jawab citha
“ Kenapa harus binggung? Apa yang lo pikirin? Lagi suka sama cowoq Yaa…!” ledek rere
“ Ngga tau deh. Gw aja binggung ma diri gw sendiri.” Kata citha
kelihatannya saat ini citha memang sedang jatuh cinta tapi dia ngga tau gimana dg cwo yg ia sukai. Padahal banyak cwo yg menyukainya.

“ Udah lo ga usah pikirin dia. Lagipula itu cwo juga ngga akan mikirin lo. Cape2in otak lo aja” kata nopi
“ Susah Pi. Gw dah sayang ma dia bahkan gw rela ngelakuin apa aja tuk dia.” Jawab citha
“ Ya udah sekarang lo have Fun aja,lupain sejenak. Pasti bisa deh lo.” Kata nopi
“ Emang Cuma lo Berdua yang bisa buat hati gw seneng. Thank’s ya..” kata Citha
“ ayo jalan” ajak Rere kpd yang lainnya

Merekapun bergembira,citha pun lupa akan kesedihannya. Hari semakin larut hingga mereka lupa waktu untuk pulang.

“ hey dah jam berapa nih? Pulang yuk…!” ajak citha
“ ya ampun kayanya dah malem banget nih…” kata Rere
“jam 9 tau. Pada pulang naik apa? Masih ada angkot ngga?” Tanya citha
“ ya udah kita pulang sekarang yuk” ajak nopi

mereka pun pulang. Nopi dan citha naik taksi dan rere pulang sendiri. Dalam perjalanan pulang citha terlihat sangat murung. Dia hanya melamun.

“ kenapa lagi seh lo cit?” Tanya Nopi
“ Ngga ada apa-apa..!” jwb citha
“ Lo mikirin Gery lagi yaa? Udah lo ngga usah mikirin dia,lagipula dia juga ngga akan mikirin lo kan sekarang. Mungkin ini adalah Takdir yang ngga bisa lo tolak. Kalaupun lo jodoh sama dia,pasti dia bakal balik lagi sama lo.” Kata Nopi
“ ya sih gw tau. Makanya sekarang gw hanya bisa pasrah. Memohon sama yang maha kuasa supaya gw diberi kekuatan menghadapi semua ini.” Jwb citha
“ ya udah sekarang lo yang sabar aja yaa…!” kata Nopi
“ Makasih ya Nop…!” jwb citha
“ Gw balik duluan ya cit…. dah” kata Nopi.

Nopi pun masuk rumah dan Citha melanjutkan perjalanannya. Sesampainya di rumah,ia pun sholat dan tidur. Pagi pun tiba, ayam mulai berkokok. Citha pun terbangun dari tidurnya. Aktifitas pun dimulai. Keceriaan terlihat jelas di wajah citha. Tak lupa ia membangunkan kedua sahabatnya. Ia pun mulai missed call2 sahabatnya itu lalu mengirim sms ( biar hemat pulsa ).
Pagi itu hari pertama ia menjalani ospek. Seperti biasa dalam ospek, selalu ada junior yang dikerjain. Selama seminggu citha menjalani ospek. Ia mendapat banyak teman baru. Tapi ia tak begitu saja melupakan kedua sahabatnya. Sesekali ia menelfon sahabatnya hanya untuk sekedar cerita. Waktu pun terus berlalu. Semakin hari citha semakin semangat menjalani hidupnya.

Tak terasa waktupun cepat berlalu. Citha semakin dewasa, dan kuliahnya pun akan segera selesai. Sekarang ia telah menyelesaikan tugas akhirnya. Sebentar lagi ia akan di wisuda. Inilah akhir dari perjuangannya. Cita2nya pun tercapai, menjadi penyiar Radio professional. Ia pun sudah bekerja di “Radio Prambors”. Hari wisuda pun tiba. Sahabat2nya pun datang melihat citha memakai Toga dan tampil amat anggun (engga tomboy lagi ).

“ kamu cantik banget cit..!” kata Rere
“ Huh… GE_ER” ledek Nopi
“ makasih ya udah pada dateng. Eh liat orang tua gw ga?” Tanya citha
“ Belum dateng kali..” kata rere
“ Tenang kan disini ada kita, jadi ga usah khawatir” kata nopi
“ makasih yaa.. tapi gw mau yokap liat gw di wisuda. Nanti kalo ortu gw dateng, lo ajak ngobrol aja ya.” Kata citha
“ ya udah bentar lagi acara dimulai. Lo duduk aja di depan.” Kata nopi
akhirnya ortunya citha pun datang.
“ eh tante.. kok baru dateng. Citha udah di depan tuh. Bentar lagi acara di mulai. Tante sama om duduk disini aja.” Kata nopi menyapa mamanya citha
“ makasih ya..” jwb mamanya citha
acara pun dimulai. Akhirnya citha pun lulus.
“ citha udah lulus mah… Seneng deh.” Kata citha kepada mamanya
“ selamat ya cit. mama bangga sama kamu.” Kata mamanya
“ makasih ya mah…” jwb citha
“ abis ini kalian ke rumah gw ya “ kata citha kepada ke dua sahabatnya.
“ sippp. Atur aja. Jwb keduanya

kebetulan hari itu keduanya libur. Jd banyak waktu untuk citha.
Citha pun pulang. Canda tawa terlihat jelas diantara mereka. Sekarang mereka telah menjadi orang sukses. Kedua sahabatnya mempunyai restoran sendiri dan ia kelola bareng dengan teman2nya yang lain. Citha pun sudah mencapai cita2nya.
Yang ngga pernah di sangka ternyata citha masih ingat dengan Gery cowoq impiannya itu. Dua sahabanya pun punya ide untuk mencarikan pacar buat citha. Siapa sih yang ngga tertarik sama citha, cantik pinter dan baik hati.akhirnya mereka pun buat rencana. Rere dan nopi pun berencana mengenalkan citha dengan wahyu. Salah satu seniornya pada waktu SMU. Dulu citha sempat suka dengan wahyu namun ia takut untuk mengungkapkan semuanya. Akhirnya ereka menyusun rencana.
“ Re gimana kalo kita Kenalin Wahyunya pd saat reuni aja” Tanya Nopi
“ wah ide yang bagus tuh Re. ya udah telp citha aja sekarang. Dia mau dateng reunian ngga?” jwb Rere

mereka pun menelfon citha.
“ hey cit… besok ada acara reuni SMU, kita dateng ya..! kan dah lama ngga ketemu sama yang laennya.” Kata nopi
“ wah kayanya seru. Boleh deh. Emang acaranya di mana? Truz dress code nya apa?” Tanya citha
“ katanya sih di salah satu hotel di Jakarta dan dress codenya Gaun Malam (semi Formal)” jwb nopi.
“ oh ya udah. Besok acaranya jam berapa?” Tanya citha
“ jam 8 malem gw jemput sama Rere. Oke” jwb Nopi
“ ya udah. See You tomorrow Bye…” kata citha menutup telp.
Citha pun meminta ijin kpd orang tuanya dan mereka pun mengijinkan. Citha pun masuk kamar dan memilih baju yang akan ia kenakan besok. Hari semakin larut. Citha pun terlelap tidur…
Pagi pun tiba. Citha pun berangkat ke kampus bertemu dengan teman2nya dan chating sebentar. Sore harinya ia pulang dan bersiap2 untuk acara reuni. Ia pun mandi dan menonton TV sebentar. Tiba2 ade pulang.
“ kak nanti mau pergi ngga? ‘ Tanya ade
“ iya emang kenapa de?” citha berbalik nanya sama ade
“ aku ada Tugas. Bantuin aku ngerjain donk kak…” rayu ade kpd citha
‘ Emang tugasnya buat kapan?” Tanya citha
“ masih minggu depan sih kak” jwb ade
“ ya udah masih ada waktu besok kan..!” jwb citha
“ ya udah. Tapi janji ya kak bantuin ade.” Kata ade
“ iya. Denger tuh udah adzan magrib, mandi terus sholat sana” kata citha ,menutup pembicaraan
“ oke Boss…!” ledek Ade kpd kakaknya

Citha pun masuk kamar lalu sholat. Tak lama kemudian ia siap2 untuk pergi. Tepat jam 8, citha pun keluar kamar dan pamit dengan mamanya.
“ ma.. citha pergi dulu ya” pamit citha
“ emang temen2 kamu ngga kesini dulu?” Tanya mamanya
“ bentar lagi juga dateng..!” jwb citha

Tin…Tin…
“ Tuh mereka dateng. Aku jalan ya ma..!” kata citha
“ Hati2 dan jangan pulang malem2 ya..!” pesan mamanya

citha pun pergi menuju hotel. Tiba disana,teman2 yang lain sudah menunggunya. Mereka pun bersalaman sampai akhirnya nopi dan Rere menarik tangan wahyu dan mempertemukannya kpd citha.

“ kalian dari mana aja sih?” Tanya citha kpd kedua sahabatnya itu.
“ ini ketemu sama orang satu ini. Kenalin cit, ini wahyu kakak kelas lo dulu.” Kata nopi.

Mereka pu berkenalan. Rere dan Nopi meninggalkan mereka untuk ngobrol lebih banyak.

“ Hay udah lama ya ngga pernah ketemu?’ sapa citha
“ iya nih… kamu sekarang kerja di mana?” Tanya Wahyu
“ aku penyiar di radio Prambors. Kamu sendiri kerja dimana?” citha pun berbalik nanya
“ aku marketing di salah satu hotel di daerah thamrin. Cuma pegawai biasa kok.” Jwb wahyu

wahyu masih seperti yang dulu, pendiam,malu2, friendly, baik hati dan asik banget orangnya. Mereka pun ngobrol banyak hingga melupakan acaranya. pembawa acara pun datang dan menyambut para tamu.

“ Selamat datang para tamu undangan. Selamat Datang dalam acara Reuni SMU 57.” Sapa pembawa acara kepada para tamu undangan.
“ Bahagia banget ya bias ketemu & kumpul bareng lagi kaya gini. Malam ini akan ada banyak acara seru lainnya dan yang ngga ketinggalan ada Door Pricenya. Oh ya… nanti akan dipilih Best Couple pada acara ini. Jadi siap-siap aja ya. Juri akan keliling untuk melihat kalian semua. Selamat Menikmati acaranya.” Kata pembawa acara menutup pembicaraan.

Citha dan wahyu pu masih terlihat berdua. Kedua sahabatnya pun melihat keakraban mereka. Dan keduanya punya ide untuk mendaftarkan mereka sebagai best couple dalam acara ini. Juri pun setuju. Malam pun semakin larut. Tiba saatnya mengumumkan Door Price dan Best Couple malam ini.

“ Yuk.. sekarang kita umumkan Door Price & best couple malam ini. Door Price jatuh pada nomor undangan….87. hadiah berupa voucher menginap di hotel ini untuk 2 orang serta menikmati seluruh fasilitasnya secara GRATIS. Ayo maju pemenangnya” kata pembawa acara.

Ternyata pemenangnya adalah nopi. Nopi pun naik ke atas panggung untuk mengambil hadiahnya.

“ Dan Saat yang paling di tunggu banyak orang, pemenang best couple malam ini. Siapa ya kira2?!” Tanya pembawa acara kepada para tamu.
“ Ya udah ga usah menunggu lama lagi dan pemenangnya adalah… Citha dan Wahyu. Harap keduanya naik keatas panggung untuk penyematan pin.” Kata pembawa acara.

Citha dan wahyu pun binggunglalu keduannya naik keatas panggung. Binggung, senang dan bahagia. Itulah yang citha rasakan saat itu.

“ ya ampun kok bisa kita berdua ya..?!” Tanya citha kepada wahyu
“ ga tau. Aku juga Binggung. Ya ini kan rejeki. Jadi terima ajalah” jawab wahyu.
“ ya iyalah.. aku juga seneng kok.” Sambung citha.

Mereka pun berjalan menuju ruang makan dan mereka makan malam. Tak terasa malam pun sudah sangat larut. Acaranya pun akan segera berakhir. Citha pun mencari kedua sahabatnya itu. Tiba2 nopitelp.
“ Hallo cit…sorry gw balik duluan sama Rere. Gw dah ngantuk. Lo balik bareng wahyu aja ya. Nggga papa kan?!” Tanya Nopi
“ Yah tega banget lo. Ya udahlah gw balik naik taksi aja. Dah..” Jwb citha
“ sorry ya cit..!” nopi pun menutup telfonnya
akhirnya citha pun pamitan pulang dengan yang lainnya dan juga wahyu.
“ yu.. aku pulang dulu ya. Ngga enak mama udah nunggu di rumh.” Kata citha
“ kebetulan aku juga mau pulang. Kita bareng aja ya” Tanya wahyu
“ oh ngga usah. Aku bisa naik taksi. Aku ngga mau ngerepotin kamu.” Jwb citha
“ siapa yang repot sih. Aku juga mau cari taksi.kita kan searah, kenapa ngga bareng aja.” Kata wahyu
“ oh githu ya. Ya udah deh kalo begitu. Kita pulang sekarang aja ya” ajak citha
“ ayo..” jwb wahyu
mereka pun keluar hotel lalu cari taksi dan pulang.
“ yu.. aku duluan ya. Kamu mau mampir ngga?” Tanya citha
“ ngga Usah. Udah malem, lain kali aja ya” jwb wahyu.
“ ya udah. Makasih ya… Dah” kata citha
wahyu pun melanjutkan perjalanannya pulang. Setibanya di rumah, wahyu pun langsung istirahat…

pagi pun tiba. Aktifitas pun dimulai. Ctha pun berangkat siaran dan wahyu berangkat kerja. Begitu pula dengan kedua sahabatnya. Tak terasa waktu cepat berlalu. Semakin hari citha dan wahyu semakin dekat dan pada suatu hari, wahyu datang ke rumah citha.

“Ting…Tong…” suara bel rumah citha pun berbunyi.
“ Sapa ya?! Kok tumben jam segini ada yang bertamu..” Tanya citha kepada ade.
“ Udah kak buka pintunya. Siapa tau teman kakak” jwb ade

citha pun berjalan ke ruang tamu untuk membukakan pintu. Citha pun kaget saat buka pintu ternyata yang ada di hadapannya itu wahyu.

“ Eh Wahyu..ada apa? Tumben. Masuk yuk” sapa citha
“ makasih..oiya tadi aku beli ini buat kamu.” Kata wahyu

Ternya sekuntum mawar merah yang dihadiahkan wahyu untuk citha. Citha pun tersipu malu menerimanya. Yang ngga pernah terpikirkan citha, wahyu main ke rumahnya dan membawakan bunga untuknya.

“ ya ampun bagus banget. Kok kamu repot sih. Makasih ya..!” jwb citha
“ ngga repot lagi. Tadi di jalan aku liat took bunga,ya aku pikir
cwe kan suka bunga. Makanya aku beliin buat kamu” kata wahyu
“ ohh sebentar ya.. aku buatin kamu minum.” Kata citha meninggalkan wahyu

tak lama kemudian citha datang membawakan minum dan makanan kecil untuk wahyu.

“ Diminum yu… Pasti kamu haus!” kata citha
“ ahh kamu bias aja cit. aku jadi ngerepotin kan…” ledek wahyu
“ ah Cuma air aja kok. Tumben nih main. Abis pulang kerja ya?!” Tanya citha
“ iya tadi dari kantor. Di kantor lagi ngga ada kerjaan. Truz pulang aja deh. Aku juga janji untuk maen ke rumah kamu. Ya udah aku pikir sambil ngobrol2 ma kamu ngilangin BT.” Jwb wahyu
mereka pun ngobrol2. tak terasa malam semakin larut. Wahyu pun pamit pulang.
“ cit udah malem. Aku pulang dulu ya…!’ pamit wahyu
“ Oh ya udah…” jwb citha
“ Oh iya besok malem kamu ada acara ngga?!” Tanya wahyu
“ engga. Emang kenapa?” citha pun berbalik Tanya kpd wahyu
“ besok malem kita jalan mau ngga? Sekalian refreshing aja.” Tanya wahyu
“ boleh tapi aku pulang siaran jam 7. emang mau pergi jam berapa?!” kata citha
“ ya udah abis kamu pulang siaran aja. Kebetulan besok kan malem minggu. Ya udah besok aku jemput kamu di studio. Gimana?” Tanya wahyu
“ ya udah terserah kamu aja” jwb citha
“ ya udah besok aku telfon kamu aja ya.” Kata wahyu
“ kamu hati2 di jalan ya… bye” kata citha
“ Assalammualaikum Wr. Wb.” Wahyu pun meninggalkan rumah citha.
“ Walaikum salam..” jwb citha.

wahyu pun pulang dengan mengendarai motornya tiba wahyu pun memikirkan apa yang akan terjadi besok ya?!ternyata wahyu mulai menyukai citha namun ia ngga terburu-buru ambil keputusan akhirnya wahyu pun tertidur. Akhirnya pagi pun tiba. Sabtu pagi yang cerah citha pun terbangun hari itu citha hanya siaran sore. Pagi harinya ia menemani mamanya untuk belanja dan siangnya bantuin ade ngerjain Tugas. Sore pun tiba. Tepat jam 3 sore, citha pun berangkat siaran. Dalam perjalanan citha sms Nopi. Dia kasih tau nopi kalo malam ini akan jalan sama wahyu. Sesampainya di studio, citha langsung siaran. Ia pun asik berceloteh di depan mic. Selama 3 jam citha siaran, tak terasa waktu pun cepat berlalu. Citha selwsai siaran, ia pun cepat meninggalkan studio. Namun wahyu belum datang. Ia manfaatkan waktu untuk beristirahat sejenak. Tak lama kemudian wahyu pun datang.
“ Maaf ya telat” sapa wahyu
“ oh ngga apa-apa. Aku juga baru selesai siaran” jwb citha
“ kita jalan sekarang aja ya”
“ okey. Aku duluan ya mba…” pamit citha kpd yang lainnya

Mereka pun jalan ke suatu tempat. Mereka melewatkan malam itu hanya berdua. Sampai suatu ketika citha melihat cowoq yang pernah dikenalnya. Ia Gery. Cowoq impiannya. Citha pun melamun. Tadinya citha ingin menyapa Gery namun ngga jadi karma ia merasa ngga enak sama wahyu. Selama perjalan citha hanya diam. Wahyu pun bertanya.
“Kenapa cit koq dari tadi kamu diam aja?!’ Tanya wahyu
“Ngga Ada apa-apa” jwb citha
“Ngga Mungkin!! Kenapa sih cerita aja..” kata wahyu
“Ngga ada masalah apa-apa. Abis ini kita pulang aja ya. Kayanya aku udah mulai lelah.” Kata citha
“Oh ya Udah..” jwb wahyu
Wahyu pun mengantarkan citha pulang dengan perasaan sedikit kesal. Sampai di rumah citha, wahyu ngga mampir. Ia hanya mengantar sampai gerbang rumahnya.
“ kamu ngga mampir dulu?” Tanya citha
“ ngga usah deh. Aku langsung pulang aja. Lain kali aku main lagi. Salam buat kedua orang tua kamu. Assalammualaikum…” kata wahyu
“ walaikum salam..” jwb ciha
wahyu pun meninggalkan rumah citha. Citha pun masuk rumah dan memikirkan cowoq impiannya itu. Ia teringat kembali akan sang pangeran. Hanya cowoq impiannya yang ada dalam benaknya saat itu. Tiba2 citha pun tertidur lelap. Pagi pun menjelang. Hari itu citha libur siaran. Ia banyak menghabiskan waktu di rumah bersama dengan keluarganya. Hari pun cepat berlalu. Tak terasa suadah beberapa pekan ia tak berkomunikasi dengan wahyu, sms ataupun telfon. Citha pun binggung. Ia bertanya dalam hati, kenapa ya wahyu? Ada apa dengannya??? Akhirnya citha pergi ke rumah nopi. Kebetulan nopi dan rere libur kerja. Rere pun ada di sana. Akhirnya citha curhat dengan kedua sahabatnya itu.
“ hay Guys..” sapa citha kpd kedua sahabatnya
“ duh gw lagi ada problem nih” keluh citha.
“ ada apa sih cit. terakhir gw denger lo lagi happy jalan sama wahyu. Terus sekarang lo kenapa?” Tanya Nopi
“ Nah itu dia yang mau gw certain ke lo. Wahyu kenapa ya? Kok dah beberapa minggu ini ngga pernah telp or sms gw lagi?!” tanyanya kpd kedua sahabatnya.
“ Mana gw tau. Emang dia lo apain?!” ledek nopi
“ Terakhir gw jalan ma dia 2 minggu yang lalu abis itu gw lost contact ma dia. Kenapa ya Re?!” tanya citha
“ emang pas lo jalan ngapain aja dan ketemu sama siapa?!” Tanya rere
“ Sebenernya gw ketemu sama gery,cwo yang pernah gw suka dulu. Dia dah lama ngilang dan tiba2 gw ketemu sama dia pas gw lagi jalan sama wahyu . sepanjang jalan gw kepikiran sama dia.” Jwb citha
“ nah itu kali yang buat wahyu kesel dan BT sama lo.” Jwb nopi
“ kan gw ma dia Cuma temen pi” Tanya citha binggung
“ Eh sapa sih yang tau perasaan orang?! Mungkin aja dia suka ma lo makanya dia begitu. Lo jalan ma dia tapi jiwa dan hati lo ga sama dia (melayang).” Jawab Nopi kesal
“ Oh….Githu ya pi” kata ciyha
“ Masa lo ngga tau she kalo dia suka sama lo?!” Tanya Rere
“ Gw seh ngga tau” jawab ciths binggung
“ Udah lo lupain aja tuh si Gery. Dia tuh ngga pantes sama lo. Lo mau usaha apapun tapi kalo lo ngga jodoh ma dia,mau gimana?! Sebelum semuanya terlambat,lebih baik lo lupain dia dan pikirin gimana masa depan lo nanti. Jujur wahyu itu kurang apa sih sama lo?” Tanya nopi
“ Dia baik,pendiam,friendly. Gw suka ma dia tapi saat ini perasaan gw masih terbagi. Gw juga belum tau perasaan gw sama siapa…?” jawab citha
“ gw tau lo masih binggung dengan mereka. Tapi lo ngga bisa bohong sama gw. Sebenernya lo mau kan sama dia tapi lo minder dengan keadaan lo yang plin plan. Lo tuh selama ini baik dan lo pasti bisa dapetin yang lebih baik dari gery. Udah sekarang lo jalanin aja dulu sama wahyu kalo ngga lo jalanin juga lo ngga akan pernah yakin gimana dengan perasaan lo yang sebenernya.” Kata nopi.
“ Gw suka ma dia pi. Tapi gw takut. Gw mau dia tuh terima gw apa adanya dan dia bener-bener tulus sayang sama gw. Ngga pura-pura sayang…” jawab citha.
“ Ya udah. Lo coba telp wahyu ajak dia ketemuan teruz lo ngomong berdua dari hati ke hati. Dan satu pesen gw ke lo, lupain gery. Wahyu is more better than gery.” Sambung Nopi
“ Thank’s banget ya..lo emang sahabat gw banget. Lo ngerti banget dengan perasaan gw. Thank you friend..” kata citha
“ inilah arti sahabat. Harus saling mengerti. Untuk apa kita sahabatan kalo gw berdua ngga ngerti watak lo..!! hehe…” jawab Rere
“ Thank’s yaa..eh ngomong2 udah malem nih. Gw balik dulu ya. Gw ngga enak sama yokap di rumah udah nunggu. Dalam waktu dekat, gw akan telp wahyu dan ajak ketemuan sama dia.” Kata citha
“ Nah githu donk. Ini baru citha.” Ledek Nopi
“ Ya udah. Gw juga balik deh. Salam buat ortu lo ya nop. Bubye…” kata Rere

citha dan rere pun pulang. Setibanya di rumah, citha masuk kamar dan merencanakan pertemuannya dengan wahyu. Hari pun cepat berlalu, sampai akhirnya citha menelpon wahyu.

“ Hay apa kabar?” Tanya citha
“ Eh kamu cit.. kabarku baik. Kamu gimana?” Tanya wahyu
“ aku juga baik. Semenjak terakhir kita jalan, kok ngga telp atau sms aku lagi. Kenapa? Marah sama aku ya?!” kata citha
“ Aku sibuk. Sebenernya aku ngga marah tapi sedikit BT dan kesel. Abis kamu diem aja sih. Aku kan jadi binggung.” Kata wahyu
“ Oh githu. Maaf ya kalo begitu. Gimana kalo besok makan malem di rumah? Nanti aku kenalin sama ade, mama, dan papa. Mau ngga?!” Tanya citha
“ Oh kalo begitu kebetulan, ada yang mau aku omongin sama kamu” jawab wahyu.
“ Oh ya Udah sampe ketemu besok di rumah “ kata citha menutup pembicaraan.
“ Yuk…bye “ wahyu pun menutup telpon.

Betapa senangnya perasaan citha saat itu. Citha pun bilang kepada orang tuanya kalo wahyu akan datang besok. Orang tuanya pun setuju. Citha pun memikirkan menu yang akan dihidangkan esok. Citha ngga sabar menunggu esok tiba. Akhirnya citha pun tertidur…..ZZZZZZ……

Pagi pun tiba. Hari yang telah ia tunggu-tunggu. Pagi itu citha pergi ke suatu swalayan untuk berbelanja makanan. Tak lama kemudian ia pun pulang dan mulai memasak dengan mamanya. Mamanya senang melihat citha bahagia seperti ini. Akhirnya sore pun tiba. Hamper semua masakan telah selesai dihidangkan. Tiba-tiba ade pulang.
“ Wah.. ada makan besar nih nanti malem” Tanya ade kepada mamanya
“ Hust….diem kamu. Nanti malem kamu pake baju yang rapi yah.. soalnya ada temen kakak yang bakalan dateng ke rumah.” Jawab Citha
“ Ciye…ada apa nih???? Kayaknya ada yang puny pacar baru!!!” ledek ade kepada citha.
“ Udah mending kamu mandi deh De….!” Sambung citha
“ Yee…Gitu aja sensi…!” ledek ade
Ade pun naik ke atas menuju kamarnya dan ganti baju. Akhirnya semua masakan telah siap tuk dihidangkan. Citha pun pergi ke kamarnya untuk mandi dan siap-siap. Jam menunjujkkan pukul 7 malam. Wahyu pun tiba di rumahnya.

Ting…Tong..Ting..Tong… bel pun berbunyi
Itu pasti wahyu. Citha pun bergegas pergi membukakan pintu.

“ Assalammualaikum “ sapa wahyu dari balik pintu
“ Walaikum Salam “ jawab citha
“ Eh wahyu..Mari masuk ‘ ajak citha

Wahyu pun masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ruang keluarga. Ternya disana seluruh keluarga sudah menunggunya. Mereka pun langsung makan malam. Pada saat makan malam, papanya citha banyak bertanya kepada wahyu.
“ Kerja dimana nakWahyu” Tanya papa citha
“ Marketing di hotel Om..” jawab Wahyu
“ Ohh..katanya nak wahyu kakak kelas citha dulu waktu SMU ya?! “ Tanya papa citha lagi.
“ Iya Om. Dulu juga sempet kenal tapi kurang akrab. Ternya sekarang ketemu lagi sama citha.” Jawab wahyu
“ Ohh Begitu ya” Ledek papanya citha
pada saat makan tiba-tiba kedua sahabat citha dan gery pun datang. Ia sengaja tidak memberitahukan citha kalau akan datang. Mereka hanya bersembunyi di teras belankang. Dan acara makan malam pun selesai. Wahyu dan papanya citha asik bermain catur dan tak lama kemudian papanya meninggalkan wahyu dan citha di teras depan untuk mengobrol.
“ Udah selesai main caturnya?” Tanya citha
“ Udah. Aku ngga jago kalau main catur. “ Jawab Wahyu
“ Yu… kamu waktu itu kenapa? Kok tiba-tiba lost contact sama aku!! Ngga SMS or Telp. Kenapa seh?” Tanya citha
“ ngga papa she Cuma ada yang aku pikirin aja tentang kamu” jawab wahyu.
“ Tentang Aku? Kamu mikirin aku? Mikirin apa? “ Tanya citha binggung
ternyata pada saat itu gery, nopi, rere dan anggota keluarga citha mendengarkan pembicaraan mereka berdua.
“Aku tau pada saat kita jalan waktu itu, kamu liat cowoq yang dah lama kamu tunggu kan?!’ kata wahyu
“ Lho kok kamu tau yu?” Tanya citha binggung
“ Dia gery kan?” wahyu pun berbalik Tanya
“ Iya. Kok kamu tau semuanya?” Tanya citha
“ Kamu tau Gery itu siapa? Dia adalah sepupu aku. Dia dulu suka cerita tentang kamu. Aku tau kalo kamu sempet suka sama dia tapi dulu dia udah punya pacar. Dan sampai saat ini pun dia masih bersama dengan kekasihnya. Selam ini dia Cuma anggap kamu sebagai teman biasa aja dan dia berharap kamu akan mendapatkan orang yang lebih baik dari dia. Karena dia tau kalau kamu itu anak yang baik. Makanya dia memutskan menghilang supaya kamu lupa sama dia.” Cerita wahyu.
Wahyu pun menggenggam erat tangan citha dan mengutarakan perasaan yang selama ini ia pendam.
“ Cit.. kamu tau apa yang selama ini aku tunggu?” Tanya wahyu
“ Ngga…” jawab citha
“ Saat-saat seperti ini yang aku inginkan. Pada saat aku mengungkapkan perasaan aku yang sebenarnya sama kamu. Cit…Aku sayang sama kamu. Dan aku ingin kamu jadi pacarku.” Kata wahyu
Citha pun senang. Ia tak tau harus berkata apa lagi.
“ Yu…sebenarnya aku juga mau ngomongin ini sama kamu. Aku dah bisa melupakan Gery dan saat ini satu-satunya cowoq yang aku sayang dan aku kagumi Cuma kamu. Aku juga sayang sama kamu.” Jawab citha.
“ Huh.. aku seneng banget. Aku harap kamu bisa percaya sama aku. Aku sayang banget sama kamu.” Kata wahyu
“ Ya udah..sekarang kita jalanin aja dulu dan aku ingin kamu bisa terima aku apa adanya. Mudah-mudahan juga kamu bisa percaya sama aku.” Jawab citha
“ Makasih ya cit… aku akan jagain kamu semampuku” kata wahyu
mereka pun jadian dan tiba-tiba keluarga citha, nopi, Rere dan juga gery keluar dan membuat surprise untuk citha. Citha pun kaget melihat gery dan kedua sahabatnya ada di rumahnya. Mereka pun bersorak melihat citha dan wahyu yang sedang bermesraan. Mereka senang akhirnya citha menemukan cinta sejatinya. Citha dan wahyu menghampiri kedua orang tua citha.

“ jagain anak om ya nak wahyu… jangan buat dia sakit hati lagi. Karena kamu akhir-akhir ini citha terlihat bersemangat dalam menjalani aktifitasnya. Om titip citha sama kamu.” Pesen papanya kepada wahyu
“ Insya Allah om.. Saya akan menjaga citha semampu saya. Dan mudah-mudahan saya dan citha dapat melalui semuanya…” jawab wahyu
“ Amien…..” yang lain pun ikut mendoakan

Citha dan wahyu pun senang orang tua citha mendukung hubungan mereka berdua. Citha pun bahagia… dan yang lain pun senang melihat citha sebahagia saat ini…. ;(‘_’)…..

Related Posts



0 comments:

Komentar Terkini

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani
Copyright 2008 Home Eka-Pino | Contact All Rights Reserved